Ini yang Terjadi Pada Saya Selama Hampir 6 Bulan Tanpa Smartphone

Kadang saya heran dengan orang-orang yang tidak bisa pisah dari yang namanya smartphone. Ada beberapa teman saya yang ketika menggunakan smartphone itu seperti anak SMP yang lagi belajar ketika memasuki hari-hari ujian. Mereka tekun banget, diam di kamar dengan berbagai macam posisi. Kadang tiduran, duduk, berdiri, tiduran lagi. Sampe saya mikir ini orang akut banget ya atau sindrom smartphone.

Parahnya, saya bisa menjamin layar smartphone mereka hanya mati ketika mereka tidur saja, tergantung berapa jam mereka tidur. Jika tidur hanya 5 jam, berarti layar smartphone mereka mati selamat 5 setengah jam.

Awalnya saya juga begitu, tapi bukan untuk chatting, sosial media, stalking gebetan atau kepoin cewek-cewek. Smartphone lebih saya gunakan untuk belajar, membaca memperluas pengetahuan dan untuk kerja karena saya blogger. Saya kurang suka bermain sosmed, chatting atau upload-upload nggak jelas. Sosial media seperti Facebook bagi saya lebih difungsikan untuk login aplikasi atau layanan penting yang saya gunakan. Saya update jarang sekali, ketika suntuk, ketika nggak ada kerjaan atau ketidak merasa nggak ada tempat untuk menulis.

Ini yang Terjadi Pada Saya Selama Hampir 6 Bulan Tanpa Smartphone

Sekitar bulan 3 lalu saya menjual smartphone saya. Ada berbagai macam alasan mengapa saya ingin menjual smartphone saya, seperti: saya ingin fokus pada laptop agar saya bisa bekerja, saya selalu melihat penghasilan saya dari internet (Google AdSense), jika penghasilan menurun, semangat pun menurun. Oleh karena alasan-alasan tersebut saya memilih untuk tidak menggunakan smartphone sampai waktu yang tidak ditentukan. Alasan takut kena sindrom seperti teman-teman juga ada sedikit sih.

Sempat ingin membeli smartphone sebelum lebaran kemarin, tapi saya urungkan niat dan memilih untuk membeli smartphone buat adek saya.

Selama tidak menggunakan smartphone ada banyak keuntungan meskipun terkadang ingin juga memiliki smartphone karena sewaktu-waktu bisa digunakan untuk bermain. Salah satu keuntungan yang saya rasakan adalah pendapatan. Selama tidak menggunakan smartphone pendapatan dari blog meningkat. Mungkin karena saya hanya memegang laptop yang jelas-jelas untuk kerja. Blog saya lebih terurus.

Bulan Agustus 2016 ini saya kembali ingin menggunakan smartphone. Alasan saya karena butuh untuk membuat video dan menulis. Ada beberapa blog yang bisa saya kerjakan dengan menggunakan smartphone, jadi saat nongkrong sambil ngopi saya bisa menulis. Sedang untuk beberapa blog lainnya saya kerjakan dari laptop saja.

Dua hari yang lalu saya membeli smartphone keluaran Xiaomi karena saya nyaman menggunakan produk asal Cina ini, yaitu Xiaomi Redmi Note 3 yang saya beli dari Blibli.com. Mudah-mudahan dalam 2 hari kedepan smartphone ini sudah ditangan.

Pertanyaannya: Mengapa harus Xiaomi Redmi Note 3? Pertama, saya suka layarnya yang berukuran 5.5 inci karena mudah ketika saya gunakan untuk menulis. Kedua spesifikasinya yang cukup memenuhi kebutuhan saya. Ketiga, harganya yang tidak terlalu mahal.

Semoga dengan smartphone saya bisa bekerja dari mana saja, tidak terbatas waktu dan tempat. Jaman sudah modern, dari smartphone kita menghasilkan uang. Smartphone juga bisa jadi peralatan yang sangat membantu dalam pekerjaan.

Artikel Menarik Lainnya:

Bukti Penghasilan Menulis di UC News Selama Satu Minggu

Cara Jadi Youtuber Modal HP Android, Lengkap dengan Aplikasi yang Dibutuhkan

Berawal dari Iseng, Ternyata Bisa Menghasilkan Rp 7,5 Juta Per Bulan